Paradigma Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Kurikulum Merdeka

Authors

  • Suprapti Suprapti Universitas Sains dan Teknologi Komputer

DOI:

https://doi.org/10.55606/sokoguru.v5i3.6617

Keywords:

Asesmen Formatif, Kurikulum Merdeka, Literasi, Pembelajaran Bahasa Indonesia, Paradigma Pembelajaran

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka merepresentasikan transformasi mendasar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, yakni pergeseran dari orientasi normatif-kebahasaan menuju penguatan literasi dan penalaran sebagai landasan pembelajaran lintas bidang ilmu. Kajian ini menjadi penting mengingat capaian literasi peserta didik Indonesia yang masih tergolong rendah, sekaligus tuntutan pembelajaran abad ke-21 yang mengedepankan kemampuan berpikir kritis, reflektif, dan komunikasi efektif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji perubahan paradigma pembelajaran Bahasa Indonesia dalam kerangka Kurikulum Merdeka serta mengidentifikasi kesenjangan antara rancangan kebijakan dan realitas praktik pembelajaran di ruang kelas. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui metode deskriptif-analitis, menggunakan studi literatur dan telaah dokumen kebijakan. Sumber data mencakup dokumen Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia, temuan-temuan empiris terdahulu, serta kajian teoretis terkait literasi, pembelajaran berdiferensiasi, dan asesmen formatif. Proses analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi tematik untuk menelusuri pola, kecenderungan, serta kendala dalam pelaksanaan kurikulum. Hasil kajian menunjukkan adanya pergeseran paradigma yang konsisten menuju pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan berorientasi pada literasi. Namun demikian, implementasi di lapangan belum sepenuhnya optimal, terutama dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi, pemanfaatan asesmen formatif, dan penguatan budaya literasi sekolah. Temuan ini memperluas wacana pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menegaskan bahwa efektivitas Kurikulum Merdeka sangat ditentukan oleh kesiapan pedagogis guru serta keberlanjutan dukungan ekosistem literasi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa paradigma baru pembelajaran Bahasa Indonesia memiliki peluang besar untuk meningkatkan mutu pembelajaran, tetapi memerlukan pendampingan sistematis dan riset lanjutan berbasis data empiris guna memperkuat implementasi di tingkat praksis.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-01-07

How to Cite

Suprapti Suprapti. (2026). Paradigma Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Kurikulum Merdeka. SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(3), 431–446. https://doi.org/10.55606/sokoguru.v5i3.6617

Similar Articles

<< < 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.