Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menghadapi Culture Shock Digital pada Peserta Didik

Authors

  • Riska Nasaru IAIN Sultan Amai Gorontalo,
  • Hasyim Mahmud Wantu IAIN Sultan Amai Gorontalo,
  • Fatimah Djafar IAIN Sultan Amai Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.55606/sokoguru.v6i2.7206

Keywords:

Culture Shock Digital, Literasi Digital, Pendidikan Agama Islam, Perilaku Peserta Didik, Strategi Guru

Abstract

Abstrak. Perkembangan teknologi digital telah membawa pengaruh besar terhadap perilaku sosial, pola komunikasi, dan kebiasaan belajar peserta didik. Fenomena tersebut memunculkan culture shock digital yang ditandai dengan meningkatnya ketergantungan terhadap gawai, menurunnya interaksi sosial, rendahnya konsentrasi belajar, serta perubahan etika komunikasi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk culture shock digital yang dialami peserta didik serta mengkaji strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam menghadapi fenomena tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan guru Pendidikan Agama Islam, peserta didik, dan pihak sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa culture shock digital pada peserta didik terlihat melalui kecanduan media sosial, menurunnya kepedulian sosial, rendahnya motivasi belajar, munculnya perilaku individualis, serta mudahnya peserta didik terpapar konten negatif. Untuk mengatasi hal tersebut, guru Pendidikan Agama Islam menerapkan berbagai strategi, seperti integrasi literasi digital dalam pembelajaran, penguatan pendidikan karakter religius, keteladanan dalam penggunaan media digital, serta kolaborasi dengan orang tua dalam pengawasan penggunaan teknologi. Faktor pendukung meliputi dukungan sekolah, program keagamaan, dan kesadaran orang tua, sedangkan faktor penghambat meliputi rendahnya pengawasan keluarga, pengaruh lingkungan digital, dan tingginya intensitas penggunaan media sosial. Penelitian ini menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam membentuk kesadaran moral dan digital peserta didik di era modern.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-08-08

How to Cite

Riska Nasaru, Hasyim Mahmud Wantu, & Fatimah Djafar. (2026). Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menghadapi Culture Shock Digital pada Peserta Didik. SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(2), 266–278. https://doi.org/10.55606/sokoguru.v6i2.7206

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.